Jatuh Tempo Pembayaran PBB

JATUH TEMPO PEMBAYARAN PBB-P2 TAHUN 2020

Dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah Tahun 2020 Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Surakarta yang sudah meluncurkan SPPT PBB awal Pebruari 2020 melalui Kelurahan dan RT setempat, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan yang merupakan salah satu pajak yang mempunyai kontribusi dalam pembangunan Kota Surakarta dan juga untuk menanggulangi adanya wabah Pandemi Covid-19. Untuk itu masyarakat berkewajiban untuk membayar PBB-P2 sebelum jatuh tempo Tanggal 30 September 2020 melalui Bank-bank yang telah ditunjuk atau melalui online seperti Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Jateng, Bank BCA.

 

 

 

 

 

 

 

Kelurahan Sondakan

Kuliner

JAMU ” TOGA SARAS ”

Jamu tradisional adalah jamu yang terbuat dari bahan-bahan alami. Seperti dari tumbuh-tumbuhan yang diracik menjadi serbuk jamu dan minuman jamu.Tujuannya sebagai khasiat kesehatan dan kehangatan tubuh. Ibu-ibu Kader PKK RW.06  Kelurahan Sondakan, berinisiatif membuat berbagai jamu yang sudah siap minum antara lain :

  • Jamu Rimpangan
  • Beras Kencur
  • Kunir Asem
  • Gula Asem
  • Cabai Puyang

Pemesanan Hub : Bpk.Syamsi  Telp/Hp: 081226358511

Dukcapil Go Digital

Selasa (16/06) bertempat di Halaman Balaikota Surakarta, Pemerintah Kota Surakarta melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari jadi Pemerintah Kota Surakarta ke- 74, dengan tema,” Gotong Royong Melawan Corona”.

Upacara dipimpin oleh Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo, dalam sambutannya mengatakan, “Usia saat ini adalah usia yang matang sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan semangat LURIK ( Lurus dalam Pengabdian, Iklas dalam Pelayanan), bekerja cerdas, efektif, efisien, transparan tanpa korupsi meskipun saat ini tengah menghadapi pandemi covid-19 untuk mewujudkan masyarakat yang 3WMP ( Waras, Wasis, Wareg, Mapan, Papan)”.

Disaat yang sama juga, Walikota melaunching, Dispendukcapil Go Digital yaitu layanan pencetakan dokumen kependudukan yang bisa di cetak dari kelurahan kerjasama antara Dispendukcapil dan Dinas Kominfo SP.

Upacara hari ini dihadiri oleh Muspida, Wakil Walikota, Sekda, sebagai peserta upacara adalah Kepala OPD serta tetap memakai protokol kesehatan saat pandemi.

Selasa (16/06) bertempat di Halaman Balaikota Surakarta, Pemerintah Kota Surakarta melaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari jadi Pemerintah Kota Surakarta ke- 74, dengan tema,” Gotong Royong Melawan Corona”.

Upacara dipimpin oleh Walikota Surakarta FX. Hadi Rudyatmo, dalam sambutannya mengatakan, “Usia saat ini adalah usia yang matang sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan semangat LURIK ( Lurus dalam Pengabdian, Iklas dalam Pelayanan), bekerja cerdas, efektif, efisien, transparan tanpa korupsi meskipun saat ini tengah menghadapi pandemi covid-19 untuk mewujudkan masyarakat yang 3WMP ( Waras, Wasis, Wareg, Mapan, Papan)”.

Disaat yang sama juga, Walikota melaunching, Dispendukcapil Go Digital yaitu layanan pencetakan dokumen kependudukan yang bisa di cetak dari kelurahan kerjasama antara Dispendukcapil dan Dinas Kominfo SP.

Upacara hari ini dihadiri oleh Muspida, Wakil Walikota, Sekda, sebagai peserta upacara adalah Kepala OPD serta tetap memakai protokol kesehatan saat pandemi.

SELAMAT DATANG

Selamat datang Anda berada di website Kelurahan Sondakan

Kelurahan Sondakan (bahasa Jawa: ꦱꦺꦴꦤ꧀ꦢꦏꦤ꧀, translit. Sondakan) adalah kelurahan di kecamatan Laweyan, Surakarta. Kelurahan ini memiliki kode pos 57147.

Kelurahan Sondakan dibagi menjadi beberapa kampung :

  • Jantirejo
  • Mutihan
  • Premulung
  • Sondakan
  • Tegalrejo
  •  NO

     NAMA KAMPUNG

     RW

     

    RT

     

    1. TEGALREJO I 01,02,03
      II 01,02,03
      III 01,02,03,04
    2. SONDAKAN IV 01,02,03
      V 01,02,03
      VI 01,02,03
    3. PREMULUNG VII 01,02,03
      VIII 01,02,03
      IX 01,02,03
    4. MUTIHAN X 01,02,03,04,05
      XI 01,02,03,04,05,06
      XII 01,02,03,04
    5. JANTIREJO XIII 01,02,03
      XIV 01,02,03
      XV 01,03

Museum Samanhoedi

Sejarah Museum Samanhudi

Museum Samanhoedi pada awalnya adalah sebuah rumah produksi batik yang berada di daerah Laweyan, Solo. Tempat itu adalah bekas sebuah gudang batik. Berdirinya museum diharapkan akan membantu para wisatawan yang berkunjung di Kampoeng Batik Laweyan mengetahui perjuangan Samanhoedi dan sejarah kampung tersebut. Di museum ini dipajang gambar, foto, dan dokumen tentang revolusi batik, politik, pendirian Serikat Islam, peran pemerintah kolonial terhadap Serikat Islam, Samanhoedi dan Serikat Islam, serta Samanhoedi pada masa tua. Tidak jauh dari museum terdapat rumah pemberian mantan Presiden Republik Indonesia pertama, Soekarno, kepada keluarga Samanhoedi, pada 17 Agustus 1962. Rumah tersebut kini dihuni cucu Samanhoedi.

Dalam Museum Saman
Museum Samanhudi (bagian dalam)

Sejarah dan peran Haji Samanhoedi dalam konteks panggung pergerakan nasional dengan setting kampung Laweyan dan perdagangan batik inilah yang menggugah pendiri Yayasan Warna Warni Krisnina untuk mengabadikannya dalam bentuk museum di Laweyan, Solo. Museum yang menempati bekas gudang batik ini diresmikan pada hari Jumat, 22 Agustus 2008 oleh Wali Kota Surakarta Ir. Joko Widodo.

Pendirian museum ini diilhami dan dilatarbelakangi oleh buku karya ahli Indonesia dari Jepang, Prof Takashi Shiraishi “Zaman Bergerak: radikalisme rakyat Jawa 1912-1926” (aslinya berjudul “An Age in Motion: Popular Radicalism in Java 1912-1926″).

Pada buku ini Takashi menceritakan peran batik Laweyan dan sejarah Sarikat Islam di mana Haji Samanhoedi menjadi sentral perhatian.

Pemindahan Museum Samanhudi

Namun, karena masa kontraknya habis dan terlambat diperpanjang akhirnya terpaksa dipindahkan.  Pemerintah Kota Solo sangat mengapresiasi langkah Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sondakan yang berinisiatif membuka kembali museum ini. Akhirnya, pada hari Jumat, 18 Mei 2012 diresmikan ulang.

Museum yang kini dikelola oleh Pokdarwis Kelurahan Sondakan, menempati Balai Samanhoedi yang berada di lingkungan Kantor Kelurahan Sondakan, Solo. Museum ini diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh sosok pendiri Serikat Dagang Islam itu

Source : https://situsbudaya.id/sejarah-singkat-museum-samanhudi-di-surakarta/

Kasi Pembangunan dan Lingkungan Hidup

GANANG SAMBODO, SE

Kepala Seksi Pembangunan dan Lingkungan Hidup mempunyai tugas melakukan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan dan pelaksanaan di bidang pembangunan dan lingkungan hidup, meliputi pelaksanaan program pembangunan dan pembinaan pelestarian lingkungan hidup. Dan tugas-tugas lainnya adalah sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kerja Seksi Pembangunan dan Lingkungan Hidup berdasarkan rencana strategis dan rencana kerja Kelurahan.
  2. Mempelajari, menelaah peraturan perundang-undangan, keputusan, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis program kegiatan Kantor sesuai dengan bidang tugas.
  3. Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup.
  4. Melakukan pengelolaan data bidang pembangunan, sarana prasarana umum, jalan dan jembatan.
  5. Melakukan pengelolaan data usaha konservasi tanah, lingkungan hidup, kebersihan dan keindahan kota serta Ruang Terbuka Hijau (RTH).
  6. Melakukan penyiapan bahan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel).
  7. Melakukan fasilitasi pembinaan dan pemberian bantuan terhadap usaha-usaha masyarakat di bidang perekonomian, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), koperasi, peternakan, pertanian dan usaha lainnya yang diselenggarakan oleh instansi terkait.
  8. Melakukan pemantauan terhadap kelancaran pengelolaan sampah.